BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang Masalah
Dari hasil penelitian yang
pernah dilakukan menunjukan bahwa wanita ingin membuat pilihan kalau diberikan
informasi yang cukup dan justru para bidan yang enggan memberikan informasi
yang lengkap agar wanita dapat membuat keputusan. Wanita dengan pendidikan
tinggi dapat membuat pilihan karena banyak membaca atau mempunyai bekal untuk
membuat keputusan, tetapi untuk sebagian besar masih sulit karena berbagai
alasan, misalnya alasan social ekonomi, kurangnya pendidikan dan pemahaman
masalah kesehatan, kesulitan bahasa dan pemahaman system kesehatan yang
tersedia. Maka dari itu kami mengambil judul “INFORMED CHOICE” agar ibu dapat
menentukan pilihannya sesuai kebutuhan berdasarkan informasi yang diberikan
oleh petugas kesehatan termasuk bidan.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Informed Choice
pengertian informed choice adalah membuat pilihan
setelah mendapatkan penjelasan tentang alternatif asuhan yang akan dialaminya.
Menurut kode etik internasional bidan yang dinyatakan oleh ICM tahun 1993 bahwa
bidan harus menghormati hak wanita setelah mendapatkan penjelasan dan mendorong
wanita untuk menerima tanggung jawab terhadap hasil dari pilihannya. Definisi
informasi dalam konteks ini adalah meliputi: informasi yang lengkap sudah
diberikan dan dipahami ibu, tentang pemahaman resiko, manfaat, keuntungan, dan
kemungkinan hasil dari tiap pilihannya. Hak dan keinginan wanita harus
dihormati, tujuannya adalah untuk mendorong wanita memilih asuhannya.